Media Massa Melakukan Kekerasan Ganda Terhadap Perempuan

 

Persoalan kekerasan terhadap perempuan memberikan dampaknya yang kompleks pada berbagai aspek kehidupan seperti politik , ekonomi , budaya dan keamanan.

Menghadapi persoalan ini, Oxfam, Lopo Belajar Gender dan Harian Kota Kursor menggelar Training Pemberitaan Berprespektif Gender bagi Jurnalis di kota Kupang.

“Pemberitaan sehari-hari, wartawan tidak terlepas dari pemberitaan yang menyangkut persoalan kekerasan terhadap perempuan. Kami berharap dengan kegiatan ini, teman-teman wartawan mendapat manfaat terkait pemberitaan berprespektif gender”, ujar konsultan Oxfam NTT, Juliana Ndolu, SH, M,hum, kepada Wartawan di Grenia hotel, jumad, 10/05/13.

Di katakannya, wartawan mempunyai tempat yang strategis sebagai alat menciptakan opini publik. sebagai alat penyampai pesan, menurutnya banyak pemberitaan media yang mengeksploitasi perempuan, dalam kasus kekerasan terhadap perempuan tidak berpihak pada korban.

Di sisi lain katanya, pelabelan-pelabelan negatif hasil konstruktif sosial budaya, sehingga banyak pemberitaan media massa melakukan kekerasan ganda terhadap perempuan.

“ Media adalah alat penyampaian pesan yang sangat efektif kepada masyarakat dan juga membentuk opini publik dan mentransformasikan nilai. Kebijakan redaksional dari satu media sangat berperan dalam suatu pemberitaan ”, paparnya.

Traning ini menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya serta di hadiri oleh wartawan yang berasal dari berbagai media cetak, elektronik dan media online

 sumber: savanaparadise.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s