Frenly Masih Unggul di Pilkada NTT

iklanKupang. Pasangan calon gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya-Benny Litelnony atau Frenly masih unggul dalam penghitungan suara sementara yang dirilis Komisi Pemilihan Umum setempat, Jumat (24/05).

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini meraih 550.446 suara atau 51,94 persen dari total suara sah, unggul atas rivalnya Esthon Foenay-Paul Tallo dengan selisih 41.226 suara.

Pasangan Esthon meraih 509.220 suaran atau 48,05 persen. “Hasil ini diperoleh dari sejumlah kecamatan di 20 kabupaten/kota dari 21 kabupaten/kota yang ada,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur Jhon Depa.

Menurut dia, dari jumlah itu, masih tersisa satu kabupaten yang belum memasukan data sementaranya, yaitu Kabupaten Manggarai Timur.

Dari data yang ada, ‘Frenly’ unggul di Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Flotim, Lembata, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai.

Sementara Esthon-Paul unggul di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Alor, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.

“Data yang dipublikasi KPU ini berasal dari kecamatan di wilayah perkotaan di 20 kabupaten,” kata Jhon.

Dia mengatakan publikasi data perolehan suara sementara tersebut dibenarkan oleh regulasi KPU serta sudah disetujui oleh dua pasangan calon kepala daerah tersebut pada 8 Mei lalu. “Data perolehan suara sementara ini diterima KPU lewat surat elektronik (e-mail) dan faksimili,” katanya.

Menurut Jhon, publikasi perolehan suara sementara akan dilakukan hanya dua hari mulai Kemarin, Kamis (23/5) dan akan berakhir hari ini, Jumat (24/5) pukul 16.00 wita.

John menjelaskan, sesuai jadwal, rekapitulasi suara di KPU NTT akan dilakukan antara 30 Mei-1 Juni 2013. Sedangkan rekapitulasi suara tingkat kecamatan pada 25-27 Mei dan rekapituasi suara tingkat kabupaten 27-19 Mei.

Dia menambahkan, daftar pemilih tetap dalam ajang politik lima tahun di provinsi kepulauan itu, berjumlah 3.027.283 orang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur Gasim M Noor, memprediksikan partisipasi pemilih di pemilihan gubernur putaran kedua, tidak mencapai 100 persen dari DPT yang ada.

Menurut dia, warga pemilih tidak lagi memanfaatkan hak pilihnya sebagai warga negara untuk memilih pemimpinya. Namun demikian, dia tidak bisa memberikan alasan terkait menurunya partisipasi pemilih warga dalam ajang pemilihan gubernur di daerah ini.

 

 

Sumber: http://www.suryainside.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s